Sabtu, 03 November 2012

Menangkap bola (Catching)


http://3.bp.blogspot.com/-0Eaz6_6wN_w/UJdaD1wYn6I/AAAAAAAAADM/m0jXPBFUuhM/s320/Img214571698.jpg
            Menangkap bola adalah suatu usaha yang dilakukan oleh pemain untuk dapat menguasai bola dengan tangan yang memakai glove, dari hasil pukulan atau lemparan teman (Parno, 1992 : 49). Menangkap bola yang biasa dilakukan oleh pemain dalam permainan yaitu bola lambung (fly ball) dan bola gulir (ground ball). Ada juga posisi menangkap bola yang harus dilakukan dengan sikap awal jongkok atau setengah jongkok yaitu posisi catcher. Posisi ini dilakukan untuk menangkap bola demi pitcher yang tidak dapat dipukul olehpemukul (better).            Seorang pemain softball atau baseball tentu harus dibekali juga teknik atau cara menangkap yang benar, baik hasil pitching, hasil lemparan dari teman satu tim dan dari hasil pukulan baik yang Analisis Bio-mekanika Softball by jajat Darajat KN 22 22 melayang di udara atau deras menyusuri tanah atau bola yang mantul sangat keras. Bola melayang di udara ada beberapa macam apalagi bola tersebut berputar baik yang disengaja atau yang tidak disengaja.Seperti contoh hasil lemparan pitcher yang berpola yang pada dasarnya adalah untuk menyulitkan seorang pemukul (batter), bola yang tidak berpola misalnya hasil dari pukul yang tidak mudah untuk dilihat dari putarannya atau spin-nya.Hasil lemparan juga sangat tergantung dari teknik melempar dari masing-masing orang, bagaimana ciri khas atau typical-nya. Kesemua jenis bola yang melayang tadi, tentu kita tidak hanya belajar dari lempar tangkap saja tetapi ada gaya yang mempengaruhi sehingga bola tersebut harus di antisipasi dan dikuasai oleh penangkap baik menjadi seorang catcher atau seorang fielder. Bola yang bergerak sangat cepat harus ditangkap tanpa melukai atau menciderai si penangkap ini sama saja dengan gerakan meredam impact. Gerakan menangkap ini adalah seperti gerakan yang memanipulasi objek (bola), gaya yang berupa impact ini besarnya ada yang sedang-sedang saja, ada yang cukup besar, bahkan ada yang sangat besar untuk ditahan. Oleh karena itu untuk impact yang besar perlu gaya tersebut dikurangi dengan jalan meredam, menghisap atau memecahkannya.

1.      Fielding fly ball (area menangkap bola lambung)
            Sebagai home run telah menjadi hal yang biasa dalam permainan fastpitch, sehingga memiliki peluang bagi outfielder untuk mengejar pukulan fly ball dan menangkap dengan tepat. Karena pemain mencoba untuk memukul fly ball, hal itu membuat permainan di outfield menjadi posisi yang menantang dan sangat berharga di tim mana pun. Seorang pemain luar harus memiliki kecepatan untuk mengkover area lapangan, lengan yang kuat untuk melempar dengan cepat ke  base runner, dan keberanian untuk menangkap saat menabrak dinding pembatas atau bertabrakan dengan pemain lain.
            Meskipun outfielder mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan keahlian mereka dengan tangkapan yang sangat bagus, mereka juga menghadapi bola yang jatuh ke tanah. Fly ball dianggap hal yang biasa ketika para pemain mengatur dengan benar dan bola jatuh dengan mudah ke dalam glove. Setiap fielder mengharapkan fly ball ditangkap, ketika itu fielder yang lain mencoba menangkap. Meskipun menangkap fly ball dianggap sebagai keterampilan yang sederhana, menangkap fly ball mempunyai ketrampilan yang sulit, dan dibutuhkan banyak latihan.
1.1   Bola Lambung (Fly ball) 
           Meskipun menangkap bola terbang sebagai keterampilan untuk outfielder, namun sering juga infielder menggunakan keterampilan yang sama. Hal pertama agar berhasil menangkap fly ball adalah melihat bola lepas dari pukulan. melihat sudut pukulan, dan segera memperkirakan seberapa jauh fly ball tersebut.            Setelah catcher memutuskan untuk menangkap bola, segera berkomunikasi dengan catcher lain. Dengan suara yang jelas sehingga catcher yang lain di dekat bola dapat mendengar suara, beri tahu pada yang lain bola yang akan ditangkap dengan kata-kata singkat dan jelas setidaknya tiga kali. Misal  contohnya adalah: "Mine, mine, mine!", yang berarti bola tersebut milik Anda.Mengantisipasi dimana bola akan jatuh dan bergerak , menetapkan posisi yang benar dan seimbang dengan posisi kaki depan belakang seimbang. Hal ini penting untuk dapat bergerak ke samping serta ke depan dan kembali untuk menyesuaikan untuk menangkap bola.            Melihat jalur bola dan menyiapkan glove tepat pada waktunya untuk menangkap bola. Pastikan glove berada cukup di atas bahu untuk bantalan bola saat mendarat. Untuk membantu meminimalisir benturan bola dengan glove, letakkan glove ke arah tubuh untuk menghalau bola pukul tersebut. Tangkaplah bola di glove dan segera menutupnya untuk mencegah bola jatuh.            Ada berbagai cara untuk menangkap fly ball dan teknik yang paling utama bukan satu diperlukan untuk mendapatkan hasil yang bagus. Bahkan, beberapa saat paling mengesankan dalam pertandingan yaitu saat pemain harus membuat tangkapan diving atau mengejar bola diri dengan memanjat pagar untuk menarik bola kembali masuk.

1.2   Menangkap Bola Lambung (Fly Ball)            
Menangkap bola lambung adalah suatu usaha dari pemain untuk dapat menguasai bola dengan glove terhadap bola yang melambung (Fly ball), baik dari hasil pukulan ataupun lemparan bola dari teman. Usahakan bola berada di depan atas kepala, perhatikan dan pandangan harus selalu pada bola. Saat menangkap bola gerakan tangan lurus ke arah bola didepan atas kepala. Bersamaan dengan tertangkapnya bola dengan glove, tariklah lengan dan glove ke arah badan untuk meredam bola dan tutuplah dengan tangan yang lain agar tidak terlepas.            
Menangkap Bola Lambung (Diane L. Potter,EdD dan Gretchen A. Brockmeyer, EdD, 1999:11) Untuk meningkatkan teknik menangkap bola lambung para pemain diberi latihan menangkap bola lambung dengan jarak 30 feet dan lemparkan bola melambung dengan relatif mudah dikuasai dan tidak keras. Kecepatan dan tinggi bola yang dilempar harus bervariasi. Setelah mempunyai pengalaman menangkap bola, maka jarak dijauhkan dan jarak lemparan dengan berbagai variasi untuk menambah kesulitan dengan mengarahkan bola di belakang, depan dan samping posisi pemain. Latihan ini dapat juga dikembangkan dengan menjaga bola yang dipukul sesuai dengan situasi pemain.            Teknik gerakan dalam menangkap bola lambung terdiri dari:a.       Posisi siap (stance)
1)      Berdiri sedemikian rupa dengan posisi kaki selebar bahu.
2)      Kaki agak ditekuk rileks siap menyambut datangnya bola.
3)      Badan dalam keadaan seimbang memungkinkan untuk bergerak leluasa menangkap bola.
b.      Pandangan mata
1)      Pandangan menuju arah datangnya bola dan mengikuti pergerakan bola.
c.       Posisi menangkap bola
1)      Bola berada di depan atas kepala.
2)      Posisi tangan lurus ke arah bola di depan atas kepala.
d.      Tangkapan
1)      Saat bola masuk glove lengan dan glove ditarik ke arah badan untuk meredam bola.
2)      Menutup glove dengan tangan yang lain agar bola tidak lepas.
            Ada berbagai teknik untuk menangkap fly ball yaitu sebagai berikut:
a.      Tangkapan Satu tangan (One-Hand Catch)
            Sebuah tangkapan yang sederhana, dapat menjadi keharusan atau jika tidak dilakukan maka fielder dapat kehilangan permainan. Ketika menangkap, menggunakan satu tangan lebih mudah karena memberikan fielder lebih lebih cepat untuk mendapatkan bola. Ketika fielder mengejar untuk menangkap bola, harus segera ulurkan lengan dan gunakan kecepatan serta kekuatan secara maksimal. Kemudian membuka telapak tangan secara lebar sehingga bola dapat mendarat di glove. Selanjutnya mengamankan bola dalam glove dengan tangan yang melempar yaitu tangan satunya (tangan kanan). Langkah selanjutnya yaitu melemparkan tepat kepada fielder lain dengan menurunkan pusat gravitasi, memperpendek langkah, dan memperlambat untuk mengubah arah sehingga bola yang dilempar tepat dengan fielder di base.

b.      Keranjang Tangkapan (Basket catch)

            Salah satu cara menangkap dengan satu tangan adalah basket catch atau menangkap seperti membentuk keranjang (basket) karena  jatuh ke dalam glove seperti buah apel yang akan jatuh ke dalam keranjang. Hasil basket catch biasanya digunakan untuk bola lambat yang berada di depan pemain. Untuk membuat tangkapan tersebut, fielder berjalan berada di depan, membuka sarung tangan dengan telapak tangan menghadap ke atas dengan mengarahkan jari ke arah langit. Jika waktu atau timing benar, bola akan mendarat di glove dengan tepat. Tapi jika salah menilai fly ball maka fielder harus berlari cepat agar permainan menjadi miliknya.Sesekali, fielder harus bergeser dengan satu lutut ketika membuat basket catch. Tekuk salah satu kaki (lutut), kemudian meluncur (sliding) ke base, dan menangkap bola dengan glove yang menghadap ke atas. Sliding merupakan cara untuk mendapatkan tanah lebih rendah sehingga fielder dapat menangkap bola              
c.        Tangkapan Menyelam (Diving Catch)
            Diving catch atau tangkapan menyelam yang bagus adalah dengan bermain mengesankan dan tangkapan ini sangat diingat oleh seorang pemain, tetapi cara menangkap dengan menyelam adalah tangkapan yang sulit dan harus sering dilatih agar tangkapan tidak sulit dilakukan. Apakah menyelam ke samping, ke depan, atau belakang, dan hal yang harus diperhatikan yaitu fielder harus berlari dengan kecepatan penuh sebelum menangkap. Diving catch digunakan oleh seorang fielder ketika dia merasa tidak akan mendapatkan bola kecuali jika  fielder tersebut harus menyelam atau melakukan diving catch, menurunkan pusat gravitasi dengan menekuk di bagian lutut, menggapai dengan kedua lengan ke arah bola, dan melihat bola menuju ke glove. Untuk membantu mencegah cedera, jatuhkan bagian perut dan menjaga dagu sehingga tidak terbentur ke tanah. Jauhkan glove dari tanah jika memungkinkan. Setelah bola tertangkap.

d.      Menangkap Dengan Punggung Tangan Menuju ke Depan (Backhand Catch)
            Saat mengejar bawah bola yang jauh dari sisi glove, backhand menangkap dengan punggung tangan ke depan merupakan cara yang harus dilakukan oleh seorang fielder. Sementara itu fielder harus berlari mendapatkan bola, mengulurkan glove, membuka glove dengan memutar lengan bawah dan pergelangan tangan sehingga menghadapi bola mendekat ke glove. Fielder harus berhati-hati melihat bola yang menuju ke glove, kemudian menutup glove dengan erat sehingga bola aman berada di glove.
1.3   Cara Menghindari benturan

            Outfielder merupakan penangkap fly ball paling sering, walaupun kadang infielder  menangkap pukulan pendek atau menangkap tepat di belakang infield. Yang penting adalah seseorang fielder harus menangkap bola. Walaupun menangkap fly ball kelihatan salah satu keterampilan lebih mudah dalam softball, sebenarnya merupakan bagian yang rumit dalam permainan tapi diperlukan tangkapan yang tepat agar permainan berjalan sukses. 
           Sebelum bola dipukul, fielder harus memahami siapa yang bertanggung jawab untuk menangkap bola yang terlihat seolah-olah itu akan jatuh di antara pemain fielder. Outfielder memiliki prioritas lebih terhadap pemain infielder karena outfielder memiliki peluang menangkap lebih mudah karena mereka yang akan mmenghalau bola. Centerfielder memiliki prioritas terhadap fielder kiri dan kanan karena posisinya di tengah outfield. Centerfielder juga cenderung memiliki kecepatan yang lebih baik. Shortstop biasanya adalah infielder terdalam dan harus memiliki prioritas untuk fly ball di sisi kiri. Penjaga base kedua harus menangani bola paling cepat di sisi kanan dari tengah lapangan.
            Setelah menentukan sistem prioritas tersebut, para fielder menyepakati sebuah metode komunikasi ketika permainan berada dalam keadaan kesulitan untuk menangkap bola,  seseorang dapat mengambil alih dan meminta bola. Fielder berteriak seperti "i got!" atau "saya!" atau “me!”, hal tersebut dapat mencegah tabrakan atau benturan antara pemain dan paling tidak berteriak tiga kali agar pemain lain jelas. Dan dengan melambaikan tangan untuk memperingatkan Penjaga yang lain. Pemain harus menentukan siapa yang akan menangkap bola, semua pemain lain masuk posisi mereka masing-masing, seperti berada di base yang akan di isi runner. penjaga harus berlari memintas untuk lemparan masuk, mem back up penjaga untuk menangkap fly ball, atau hanya mengatakan pemain mana harus melempar bola. Hal ini membutuhkan banyak latihan dan persiapan untuk meminimalisir terjadinya cedera.

2.  Fielding Ground Ball (area menangkap bola gulir) di outfield
2.1 Menangkap Bola Gulir (Ground Ball)                       
          Bola gulir adalah bola yang bergulir atau mengguling pada tanah dari hasil pukulan atau lemparan. Untuk menangkap bola gulir harus dikuasai, dilakukan dengan menyongsongdatangnya bola dan bukan menunggu bola ditempat. Mekanis gerakan tubuh yang dilakukan oleh pemain softball pada teknik menangkap bola gulir adalah sebagai berikut : Letakkanlah salah satu lutut bertumpu pada tanah, gunakan kaki yang lain dan badan untuk memblok bola.                                 
          Bola berada di depan badan di antara kedua kaki. Sedangkan posisi kaki kiri dalam keadaan siap untuk lari atau berdiri. Letakkan bagian belakang glove pada tanah menghadang datangnya bola dan siap melempar ke tempat sasaran.Untuk meningkatkan teknik menangkap bola gulir para pemain harus dapat menguasai posisi siap dalam menangkapbola gulir, pemain dapat bergerak melangkah ke depan, ke belakang dan ke samping, pemain dapat melakukan tangkapan dan menutup bola dengan tangan yang lain agar tidak lepas dan tingkatkan latihan dari yang mudah, dengan lemparan bola yang bergulir lambat dengan jarak sedang, ke arah latihan yang lebih sukar dengan lemparan bola gulir yang lebih keras, cepat, akurat dan jarak yang lebih jauh.Menangkap bola gulir adalah salah salah satu teknik paling penting untuk belajar di sofbol untuk kedua infielders dan outfielders.
          Cara melakukan tangkapan bola gulir tampak sederhana, tetapi sebenarnya memerlukan upaya yang lebih untuk para penjaga dengan berlatih teknik seperti yang dijelaskan dalam langkah-langkah berikut ini:1.      Berdiri kuat tetapi kaki agak memanjang karena penjaga mengantisipasi bola gulir.
2.      Tempatkan kaki kiri agak di depan kaki kanan saat.
3.      Mengatur glove di tanah pada saat bola gulir mendekati penjaga. Cobalah menempatkan glove di tanah dengan kuat sebelum bola mendekat.
4.      Siapkan lengan dan glove untuk siap menangkap, dan tetap fokus pada bola.
5.      Gunakan kedua tangan untuk menangkap bola yang bergulir di glove sampai siap untuk melempar ke penjaga lain.
Petunjuk:1.      Selalu pastikan kaki tetap berada di posisi yang tepat untuk melempar bola, dan perhatikan titik-titik bahu ke arah mana seharusnya bola akan dilempar.
2.      Penguasaan bola gulir harus bergulir dengan kecepatan tinggi untuk mendapatkan permainan.
3.      Selalu gunakan kedua tangan ketika menangkap bola gulir. Penjaga harus melihat ketika bola masuk ke glove.
Outfielders adalah baris terakhir tim Anda pertahanan, dan mereka harus dapat bola tanah lapangan yang melewati tengah lapangan. Outfielders dapat menggunakan tiga teknik tangkas menangkap bola gulir

:a.      Mengeblok bola (blocking the ball)

Teknik ini digunakan jika tidak ada pelari di base tidak ada kesempatan melemparkan pelari keluar. Outfielder berjalan ke belakang bola, lutut turun dan segera melempar, menempatkan bagian belakang glove di tanah, dan bidang bola di antara kaki. Ini adalah cara paling aman ke lapangan bola tanah untuk outfield.

b.      Membentuk skop (scoop)

Teknik ini untuk situasi do or die dalam jangka yang mengikat atau memenangkan berusaha untuk mencetak gol dan pemain luar harus membuat lemparan cepat ke tengah lapangan. Ini metode paling berisiko dari sebuah ketrampilan grounder yang harus digunakan hanya dalam situasi di mana permainan akan hilang jika penjaga tidak mendapatkan bola dengan cepat. Outfielder menghalau bola dan menangkap dengan berbentuk scoop dengan glove saat beraktivitas. Bola harus menerjunkan ke luar glove menyentuh tanah. Pemain kemudian gagak melompat dari kaki melempar untuk melakukan lemparan.
c.       Gaya di infield (infield style)

Teknik ini digunakan ketika ada kesempatan untuk melemparkan pelari keluar. Pemain luar ini mendapatkan di belakang bola dan bidang itu seperti infielder, dengan tangan lembut. Pemain harus menjaga tubuh di belakang bola untuk membantu blok itu jika itu membutuhkan hop buruk .2.2  Lompat dan lempar (skip and throw)     
 Teknik lompat dan lempar akan membantu menyingkirkan pemain bola cepat setelah mereka memukulnya. Sementara bantalan bola ke glove posisi badan siap menangkap. Dengan mata difokuskan pada target dan glove di tengah dada, pemain melompat ke depan dan bersiap untuk melempar. Tangan melempar, lengan memanjang ke bawah dan kembali dalam posisi yang nyaman dan santai.  Mendorong kaki dari belakang, kemudian penjaga melemparkan di atasnya, bahu bergerak dan lengan melempar ke depan dengan cepat. Sebuah lemparan pada pergelangan tangan yang kuat pada titik rilis akan menghasilkan akurasi yang lebih baik, lemparan sekejap dapat digunakan. Untuk menindaklanjuti lemparan, bahu bersiap melempar menuju sasaran dan mengangkat kaki belakang dari tanah. Momentum pemain harus maju ke arah lemparan.SUMBER: Noren, Rick.2005. Softball Fundamentals. United States of America: Human Kinetics.Staff UNY. “Teknik Lempar Tangkap dan Pukul”. http://staff.uny.ac.id     /sites/default/files/TEKNIK%20LEMPAR%20TANGKAP%20DAN%20PUKUL.pdfDiakses: 8 Juni 2012.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar